Sosialisasi BPJS Goes to Campus 2026 di PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran

Pangandaran, 26 Juni 2026 – PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi BPJS Goes to Campus 2026 yang berlangsung pada Jumat, 26 Juni 2026 pukul 09.00–11.00 WIB bertempat di Ruang Kelas Besar Gedung Student Center PSDKU Unpad Pangandaran. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama antara PSDKU Unpad Pangandaran dan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Banjar.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan kampus, perwakilan BPJS Kesehatan, dosen, tenaga kependidikan, serta 61 (enam puluh satu) orang mahasiswa. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala PSDKU Unpad Pangandaran Prof. Alexander M. A. Khan, S.Pi., M.Si., Ph.D., Kaprodi Peternakan Dr. Bambang Kholiq Mutaqin, S.Pt., M.Pt., serta perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Banjar yang diwakili oleh Itar Prihartono selaku Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan. Turut hadir pula narasumber utama Ahmad Fauzi Nugraha selaku Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk hak dan kewajiban peserta, mekanisme layanan kesehatan, serta pemanfaatan aplikasi Mobile JKN sebagai sarana layanan digital. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya literasi kesehatan dan kesadaran kepesertaan aktif dalam sistem jaminan sosial nasional.

Dalam sambutannya, pihak BPJS Kesehatan menegaskan bahwa program JKN merupakan sistem gotong royong nasional yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pembiayaan layanan kesehatan. Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai struktur kepesertaan JKN yang meliputi segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Pekerja Penerima Upah (PPU), serta peserta mandiri (PBPU).

Materi sosialisasi juga menjelaskan mekanisme layanan kesehatan berjenjang mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan, serta sistem pembiayaan seperti kapitasi di faskes primer dan INA-CBGs di rumah sakit. Peserta juga diperkenalkan pada transformasi digital layanan BPJS Kesehatan yang mencakup penggunaan NIK sebagai identitas tunggal dan integrasi layanan berbasis aplikasi.

Kepala PSDKU Unpad Pangandaran dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari warga negara memiliki hak untuk memperoleh jaminan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terkait mekanisme pemanfaatan layanan JKN, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, narasumber BPJS Kesehatan menegaskan bahwa sistem JKN telah mencakup lebih dari 98 persen penduduk Indonesia dan menjadi salah satu program jaminan sosial terbesar di dunia.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, termasuk demonstrasi penggunaan aplikasi Mobile JKN untuk pengecekan status kepesertaan, perubahan data, serta akses layanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat dalam meningkatkan pemahaman mengenai sistem jaminan kesehatan nasional serta pentingnya kepesertaan aktif BPJS Kesehatan.

Share this: