Dosen PSDKU UNPAD Kampus Pangandaran menghadiri the International Training Course on Carbon Sequestration Potential Assessment and Capacity Building of Coastal Blue Carbon Ecosystems along the Maritime Silk Road (CBC-MSR 2024) Shanghai 07 – 21 September 2024

Sejak tanggal 07 September sampai dengan 21 September 2024, kegiatan the International Training Course on Carbon Sequestration Potential Assessment and Capacity Building of Coastal Blue Carbon Ecosystems along the Maritime Silk Road (CBC-MSR 2024) dilaksanakan di Kampus Putuo, East China Normal University. Setelah proses rekrutmen dan seleksi yang sangat ketat, pelatihan tersebut pada akhirnya diikuti oleh 27 [dua puluh tujuh] orang peserta pelatihan berasal dari 13 [tiga belas] negara dan dari 21 [duapuluh satu] universitas, lembaga penelitian, dan Shanghai Cooperation Organization [SCO] member countries. Latar belakang para peserta pelatihan meliputi negara-negara mitra penting “Maritime Silk Road” seperti Afrika, Amerika Latin, Asia Selatan, negara-negara anggota SCO, dan ASEAN, menunjukkan internasionalisasi dan keterbukaan pelatihan yang diadakan ini. Kegiatan pelatihan ini merupakan proyek kursus pelatihan teknis untuk negara-negara berkembang di bawah koordinasi dari International Cooperation Department of the Ministry of Science and Technology of the People’s Republic of China, dipandu oleh the Shanghai Science and Technology Commission, dan kerjsama antara the State Key Laboratory of Estuarine and Coastal Sciences of East China Normal University serta Chongming Institute of Ecology.

Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Professor Jinzhou Du sekaligus sebagai Chief Engineer of the State Key Laboratory of Estuarine and Coastal Research, kemudian dihadiri oleh Professor Hong Jixun, Director of the International Big Science Program – Integrated Marine Biosphere Research (IMBeR) Office, Professor Kuia Shuguang,  Director of the International Cooperation and Exchange Office of East China Normal University dan beberapa unsur pimpinan East China Normal University. Professor Jinzhou Du menyampaikan bahwa materi pelatihan terfokus pada pengembangan coastal blue carbon development, diantaranya perhitungan clue carbon dalam ekosistem pesisir mulai dari teori dasar hingga survey lapangan, analisis kasus hingga diskusi teknis dalam mengeksplorasi ekosistem karbon biru pesisir, sumber dan proses penyerapan karbon, signifikansi perlindungan dan strategi pengelolaan dari semua sudut dan perspektif berbeda. Professor Jinzhou menyampaikan bahwa baik peserta maupun pemateri bersama-sama menciptakan suasana pembelajaran tanpa batas, melampaui hambatan bahasa, dan status, sehingga sambil memperdalam pemahaman sehingga dapat bersama-sama memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan, membangun persahabatan, dan membuka masa depan kerjasama akademik yang tak terbatas diantara peserta dan pemateri.

Mater pelatihan terbagi dua bagian utama, yaitu materi kelas dan materi lapangan. Materi lapangan diantaranya kunjungan ke State Key Laboratory of Estuarine and Coastal Research at the Minhang Campus of East China Normal University, Chongming Island, Pusat Budidaya Laut di Chongming Island, Yangshan Deepwater Port dan Dishui Lake International Software College of East China Normal University. Kunjungan ke lapangan bertujuan untuk memberikan pengalaman ke peserta dalam merasakan contoh nyata dari perkembangan ekonomi yang stabil dan kemajuan ilmiah dan teknologi yang pesat.

Peserta dari Indonesia, Alexander Khan menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu implementasi kerjasama akademik yang telah ditandatangani oleh Unpad dan ECNU pada tahun 2024. Kegiatan yang telah dilaksanakan, diantaranya:

  1. Kegiatan training for publication di Bali pada bulan Desember 2023;
  2. Kegiatan publikasi bersama yang telah terbit pada bulan Agustus 2024 dengan judul: “Satellite observed oceanographic drivers of Mobulidae fisheries catch in the Southeast Indian Ocean” published at Journal of Sea Research [201-2024]. https://doi.org/10.1016/j.seares.2024.102534
  3. Kegiatan training coastal blue carbon development di Shanghai

Selanjutnya kemungkinan peningkatan kerjasama yang akan dilakukan di masa yang akan diantaranya adalah:

  1. Joint degree programme;
  2. Student and staff mobility;
  3. Academic recharging for research and teaching activities;
  4. Laboratory and field observatory station developments;
  5. Government to Government coordination and cooperation between the Shanghai Municipal and West Java Province for the development of Undergraduate Programme for Pangandaran Campus of Universitas Padajadjaran [PSDKU Unpad].
Share this: